Cara Cepat Kaya dengan Investasi

Tidak bekerja tapi tetap dapat gaji menjadi hal yang sangat mungkin di era yang seperti sekarang. Jika kamu memiliki modal, kamu bisa menginvestasikan modalmu pada perusahaan-perusahaan besar dan mendapatkan deviden setiap tahun. Dengan begitu, kamu tidak perlu bekerja keras memeras keringat dan banting tulang untuk mendapatkan penghasilan. Biarkan uangmu bekerja, dan mereka akan melakukan keajaiban untukmu.

Sayangnya, hal tersebut hanya berlaku bagi orang-orang yang memiliki modal besar. Jika modalmu hanya pas-pasan, apa yang kamu dapatkan mungkin tak lebih dari sekadar uang tambahan untuk jajan di warteg atau burjo pinggir jalan.

Tapi jangan berkecil hati. Meskipun kamu seorang mahasiswa, atau bahkan karyawan dengan gaji kecil, masih ada banyak waktu untuk mewujudkan mimpi menjadi kaya dengan investasi saja. Oleh karena itu, berikut kami sajikan langkah-langkah cepat kaya dengan modal minim.

1. Berhemat

Pepatah bilang, hemat adalah pangkal kaya. Akan tetapi, kita perlu merubah cara berpikir. Jika dahulu kita sering berhemat atau menabung untuk membeli barang, maka sudah saatnya untuk mengalokasikannya pada pos-pos yang memang akan membuatmu benar-benar kaya. Ada banyak sekali jenis investasi yang bisa kamu pilih. Mulai dari investasi emas, saham, peer to peer landing, dan lain sebagainya. Bahkan, membiayai bisnis teman dan mendapatkan sharing keuntungan juga merupakan jenis investasi, lho. Masing-masing model investasi memiliki keunggulan dan kelebihannya sendiri.

Jika kamu hanya ingin menabung, tapi takut nilai uangmu tergerus oleh inflasi, investasi emas bisa menjadi pilihan. Jika kamu ingin mendulang untung dalam jangka panjang dan dengan risiko yang minim, maka deposito bank atau membeli saham perusahaan ternama terdengar cukup menjanjikan. Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan besar dalam jangka pendek, tidak peduli seberapa besar risikonya, maka trading saham menjadi jawaban. Semuanya tergantung padamu. Investasi seperti apa yang ingin kamu jajaki. Oleh karena itu, carilah banyak referensi dan informasi terkait investasi apa yang ingin kamu dalami. Memiliki mentor atau orang berpengalaman untuk memberikanmu saran adalah keputusan yang bijak sebelum menjajak lebih dalam ke dunia investasi.

2. Investasi Online

Beberapa model tersebut membutuhkan modal yang tidak sedikit. Misalnya saja saham. Kamu memerlukan minimal saldo 5 juta rupiah untuk membuka tabungan di reksadana. Akan tetapi kamu tidak perlu khawatir. Saat ini ada banyak sekali platform investasi online yang memungkinkanmu untuk bisa melakukan investasi hanya dengan 100 ribu rupiah saja. Menggiurkan bukan. Selain mudah, platform investasi online juga cukup menyenangkan untuk digunakan karena kita bisa memantau trend di pasaran kapan pun dan dimana pun.

Akan tetapi kamu harus jeli. Jangan terburu-buru dalam berinvestasi. Pastikan platform yang akan menjadi partner investasimu adalam platform yang dioperasikan oleh perusahaan yang terotorisasi oleh OJK. Selain itu, pastikan juga track record dan partner yang bekerjasama dengannya. Kamu harus sering-sering melihat berita, mana penyedia jasa keuangan yang terpercaya, mana yang mungkin menjadi perusahaan bodong pada 10 atau 20 tahun kedepan. Jangan sampai dana yang sudah susah payah kamu kumpulkan dari hasil investasi hangus atau tidak bisa ditarik ketika kamu sangat membutuhkannya.

3. Jeli Melihat Peluang

Dalam melakukan investasi, kamu harus memiliki pengetahuan yang mumpuni. Misalkan saja terkait resiko dan trend investasi terkini. Pengetahuan-pengetahuan dasar terkait investasi sangatlah penting untuk kamu pelajari. Meskipun kamu belum memiliki dana yang bisa dialokasikan untuk berinvestasi, sekarang lah saatnya untuk mulai belajar tentang istilah-istilah, instrumen, sampai dengan prosedur investasi yang benar. Agar ketika kamu sudah terjun ke lapangan, kamu tidak lagi gagap dan langsung bisa meraup keuntungan dari berinvestasi.

Cobalah untuk tidak menginvestikan seluruh danamu pada satu modal investasi saja. Ibarat menaruh semua telur dalam satu keranjang. Mungkin saja, hasil investasi yang akan membuatmu cepat kaya bukan berasal dari model yang sedang trend hari ini, namun dari model yang paling banyak diremehkan orang. Selain itu, mendiversivikasi model investasi juga merupakan strategi manajemen resiko yang cukup baik. Apabila terjadi krisis ekonomi, kamu tidak akan semerta-merta bangkrut karena ada sumber penghasilan lain yang mungkin akan bertahan dalam kondisi krisis tersebut.

4. Memiliki Pendirian Sendiri

Dalam berinvestasi, biasanya ada trend tersendiri. Kita contohkan saja dalam investasi saham. Beberapa perusahaan pada satu waktu memiliki proyeksi keuntungan yang cukup menjanjikan di masa depan. Sehingga banyak orang berbondong-bondong untuk membeli sahamnya. Sebagai seorang investor, ada baiknya kamu memiliki penilaian sendiri terkait nilai saham perusahaan tersebut. Bisa saja, harga saham yang sesungguhnya tidak semahal yang dijual di pasaran. Jangan sampai kamu mengalami kerugian hanya gara-gara trend yang menyesatkan.

5. Komitmen dan Konsisten

Pada akhirnya, semua proses yang telah disebutkan hanya akan bekerja dan membuat kamu kaya jika dibarengi dengan komitmen dan konsisten. Kamu tidak akan bisa menabung tanpa adanya komitmen untuk menabung. Kamu tidak akan menghasilkan apabila tidak konsisten berinvestasi, dan sedikit-sedikit langsung menarik deposito investasimu. 

Sebagai seorang investor pemula, ada baiknya kamu bijak dan belajar untuk mengendalikan diri. Keuntungan dari investor pemula dengan modal tak seberapa bukanlah apa-apa. Oleh karena itu, sebaiknya alokasikan hasil investasi tersebut kepada pos-pos investasi lainnya. 

1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *